Khawatir Roboh Saat Hujan dan Angin Kencang, Warga Serua Poncol Keluhkan Papan Reklame Terbengkal

Seputar Sawah Baru

SAWAH BARU – Sebuah papan reklame berukuran besar di kawasan Gang RK. Rawit, Serua Poncol, Kelurahan Sawah Baru, kini menjadi sumber kecemasan bagi warga sekitar. Papan reklame yang sudah lama tidak digunakan lagi dan terbiarkan kosong tersebut dinilai membahayakan keselamatan publik, terutama saat cuaca ekstrem melanda.

Menurut penuturan warga setempat, kondisi fisik papan reklame tersebut terus memburuk seiring berjalannya waktu. Struktur besi yang mulai berkarat dan posisi papan yang tinggi membuat warga was-was setiap kali terjadi hujan deras yang disertai angin kencang. Warga khawatir papan reklame itu roboh dan menimpa rumah atau pengguna jalan yang melintas di bawahnya.

"Kalau sudah hujan lebat sama angin kencang, kami yang tinggal di dekat sini pasti cemas. Takut tiba-tiba besinya patah atau papannya ambruk. Apalagi posisinya tepat berada di area mobilitas warga," ujar salah satu warga sekitar.

Ketakutan warga sangat beralasan. Cuaca ekstrem yang sering tidak menentu belakangan ini meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan akibat infrastruktur publik yang tidak terawat. Terlebih lagi, Gang RK. Rawit merupakan salah satu akses yang cukup aktif dilewati oleh masyarakat.

Hingga saat ini, belum ada tindakan pembongkaran atau perbaikan dari pihak pengelola maupun instansi terkait. Warga berharap pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas—baik menurunkan papan reklame tersebut secara total atau memperkuat strukturnya—sebelum jatuh korban jiwa atau kerugian materi.

Keselamatan warga harus menjadi prioritas utama. Sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi, penertiban terhadap reklame-reklame liar atau yang sudah habis masa fungsinya seperti di Serua Poncol ini harus segera dieksekusi.

Takut nya roboh lagi seperti tahun 2020.

Warga yang tidak di sebutkan namanya menuturkan, “bingung harus lapor kemana”

Warga meminta pemilik reklame membongkarnya. Atau dinas terkait turun tangan, jangan sampai kejadian serupa terulang lagi.